TERASJABAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Hal itu ditandai dengan diraihnya Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh tiga perangkat daerah pada ajang SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Award 2025 yang digelar di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat pusat, seperti Menteri Hukum, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kepala BKN, serta Menteri PANRB.
Dari Kabupaten Bandung, Sekretaris Daerah Cakra Amiyana, Inspektur Marlan Nirsyamsu, Kepala DPMPTSP, Kepala Bagian Organisasi, dan jajaran terkait mengikuti kegiatan secara daring dari Command Center Inspektorat.
Tiga unit kerja yang meraih WBK yakni DPMPTSP, Disdukcapil, dan Puskesmas Rancaekek DTP. Capaian ini mempertegas langkah Pemkab Bandung dalam mendorong birokrasi profesional yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik.
Sekda Cakra Amiyana menyebut predikat WBK sebagai bukti komitmen bersama dalam menanamkan budaya kerja berintegritas dan akuntabel.
“Predikat WBK ini menjadi bukti nyata kesungguhan seluruh perangkat daerah dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Cakra.
Ia juga menekankan pentingnya peran Inspektorat sebagai Tim Penilai Internal dalam mengawal pembangunan Zona Integritas agar berkelanjutan, bukan sekadar pencapaian administratif.
Ia berharap keberhasilan tersebut memotivasi perangkat daerah lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan hingga meraih predikat WBBM.
SAKIP dan ZI Award merupakan tahap akhir evaluasi reformasi birokrasi nasional untuk memperkuat akuntabilitas kinerja.
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan reformasi birokrasi sebagai fondasi pembangunan, termasuk melalui percepatan digitalisasi layanan publik di seluruh instansi pemerintah.-***















