TERASJABAR.ID – Mengurangi konsumsi gula bisa dilakukan melalui kebiasaan sederhana namun konsisten, seperti membatasi makanan dan minuman manis serta memperhatikan total asupan harian.
Langkah kecil ini membantu menjaga kesehatan tubuh, menstabilkan kadar gula darah, dan menurunkan risiko penyakit kronis.
Banyak orang tidak menyadari konsumsi gula berlebih karena gula tersembunyi dalam makanan kemasan, minuman siap saji, dan camilan.
Pola makan tinggi gula sejak dini dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan jangka panjang.
Beberapa cara mudah untuk mengurangi gula antara lain:
Kurangi menambahkan gula pada teh, kopi, atau makanan.
Biasakan minum air putih untuk mengurangi dorongan mengonsumsi manis.
Batasi makanan olahan yang tinggi gula dan ganti dengan masakan rumahan atau jus buah tanpa tambahan gula.
Pilih camilan sehat seperti buah segar, kacang-kacangan, atau yoghurt plain.
Perbanyak asupan serat dari sayur, buah utuh, biji-bijian, dan kacang-kacangan agar merasa kenyang lebih lama dan gula darah lebih stabil.
Cukupi asupan protein dari telur, ikan, daging tanpa lemak, tahu, atau tempe untuk menekan keinginan camilan manis.
Kelola stres dengan cukup istirahat, olahraga ringan, atau relaksasi agar keinginan makan manis tidak meningkat.
Penting untuk mengurangi gula secara bertahap agar kebutuhan energi tetap terpenuhi.
Penurunan gula yang terlalu drastis bisa menimbulkan lemas, pusing, atau perubahan mood, terutama pada anak-anak dan ibu hamil.
Bagi penderita diabetes atau penyakit kronis, penyesuaian konsumsi gula harus lebih hati-hati, termasuk penggunaan pemanis pengganti.
Konsultasi dengan dokter disarankan jika kesulitan menyesuaikan pola makan.-***












