TERASJABAR.ID – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuningan, selama lima jam (pukul 18.00 – 23.00 WIB) akibat tanah labil menyebabkan Tebing kebun mengalami longsor menutup akses Jalan Seklok RT. 021 RW.006 menuju Padamulya, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuningan, Jumat (06/02/2026)
Longsoran Tebing Kebun yang menutup akses jalan itu sepanjang 16 meter, Lebar 4 meter, Tinggi 5 meter. Sedangkan Jalan yang tertutup longsor Panjang 10 m, Lebar 4 m dan Tinggi 50 cm. Sementara Tebing bahu jalan longsor mengancam menyeret badan jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, STTP, saat dikonfirmasi mengatakan, pihak BPBD bersama Aparat Kecamatan, TNI, POLRI dan warga Desa setempat bergotongroyong membersihkan material longsoran yang menutup jalan. BPBD juga mengirimkan Tim Assessment dan memberikan bantuan logistik darurat.
Pembersihan material longsoran sudah selesai dan Jalan sudah bisa dilalui KR 2 maupun KR 4. Namun tanah tebing labil masih berpotensi longsor, kata Indra Bayu. Langkah lanjutan akan dikoordinasikan dengan pihak Desa dan pihak terkait lainnya, imbuhnya.
Sementara itu, Camat Hantara Kuningan M Reza, S.STP, M.Si, melaporkan, akibat guyuran Hujan Tebing Penahan Tanah (TPT) terjadi longsor di Dusun Cipeuteuy RT 005 RW 002 Desa Pakapasan Girang. Longsor TPT tersebut sepanjang 5 meter Tinggi 4 meter dan Lebar 30 cm. Longsor menimpa rumah milik Abah Jaya Diraksa (75), hingga bagian depan rumah tertimpa longsoran. Masih beruntung rumah yang dihuni 2 kepala keluarga dan 5 Jiwa itu selamat dari terjangan longsor.
Upaya penanganan darurat dilakukan oleh BPBD bersama Aparat Desa/Kecamatan, TNI, POLRI, PLN, dan warga setempat. menangani pembersihan material longsor.
















