TERASJABAR.ID – Arus besar di Pantai Karang Papak, Desa/Kec. Cikelet, Kab. Garut, kembali memakan korban. Dua wisatawan dilaporkan terseret ombak saat berenang, satu di antaranya meninggal dunia, pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kasat Polairud Polres Garut IPTU Aep Saprudin mengatakan, kedua korban merupakan wisatawan asal Kab. Bandung yang datang bersama rombongan rekan kerja.
Berdasarkan keterangan saksi, setelah melakukan sesi foto bersama di pesisir pantai, dua wisatawan atas nama Eri Hermawan (26) dan Rohimat (20) bermain air dan berenang di area Pantai Karang Papak.
Tanpa disadari, keduanya berenang hingga mendekati area palung laut. Saat terjadi arus balik yang cukup kuat, kedua korban terseret ke arah tengah laut dan tenggelam. Lokasi berenang diketahui memang berada tidak jauh dari palung laut sehingga memiliki arus yang berbahaya.
Mengetahui adanya dua wisatawan terseret ombak, saksi bersama warga sekitar, nelayan, serta pengunjung pantai segera memberikan pertolongan. Personel Satpolairud Polres Garut yang sedang melakukan patroli bersama Balawista, nelayan dan masyarakat juga melakukan evakuasi korban.
“Korban Eri Hermawan berhasil dievakuasi ke tepi pantai sekitar 100 meter dari titik awal kejadian dan kondisinya membaik setelah beristirahat. Sementara korban Rohimat terseret arus hingga sekitar 200 meter dari bibir pantai dan mengalami kondisi lemas akibat banyak menelan air laut,” kata Iptu Aep.
Korban Rohimat selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Cikelet untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan upaya pertolongan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Cikelet ke rumah duka dan didampingi oleh rekan korban.*














