TERASJABAR.ID – Arsenal memastikan langkahnya ke partai final Piala EFL usai menundukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal.
Kemenangan ini membuat The Gunners unggul agregat 4-2, menyusul hasil positif yang diraih sebelumnya di markas Chelsea, Stamford Bridge.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung alot dengan minim peluang bersih.
Pada babak pertama, kedua tim sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan.
Arsenal hanya mampu mencatatkan 0,18 expected goals (xG), sementara Chelsea mencatatkan 0,16 xG.
Tidak mengherankan jika skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda, mencerminkan rapatnya organisasi permainan kedua kesebelasan.
Memasuki paruh kedua, Chelsea berusaha menaikkan tempo dan menekan lebih agresif.
Namun, pertahanan disiplin Arsenal membuat upaya The Blues kerap berujung buntu.
Di sisi lain, pasukan Mikel Arteta tetap tenang dan memilih menunggu celah untuk melancarkan serangan balik cepat.
Kesempatan emas akhirnya datang di menit-menit akhir pertandingan.
Arsenal memanfaatkan transisi cepat. Declan Rice mengirimkan umpan terukur kepada Kai Havertz.
Penyerang asal Jerman itu dengan tenang melewati kiper sebelum menyarangkan bola ke gawang kosong, memastikan kemenangan 1-0 sekaligus mengantar Arsenal ke Wembley.
Chelsea sejatinya tampil dengan skema tiga bek yang cukup efektif di awal laga.
Namun, perubahan taktik yang diterapkan Liam Rosenior di babak kedua tak mampu memecah kebuntuan.
Minimnya variasi serangan membuat Chelsea gagal mencetak gol yang dibutuhkan.
Selain Havertz sebagai penentu kemenangan, performa lini belakang Arsenal juga patut diapresiasi.
Gabriel tampil dominan sepanjang laga dan layak dinobatkan sebagai pemain terbaik berkat kontribusi defensifnya dalam menjaga clean sheet.-***
















