TERASJABAR.ID – Juventus sempat melakukan sejumlah pendekatan terhadap beberapa penyerang selama bursa transfer musim dingin.
Namun pada akhirnya gagal menghadirkan penyerang tengah baru untuk memenuhi kebutuhan pelatih Luciano Spalletti.
Dari nama Jean-Philippe Mateta hingga Randal Kolo Muani, ada berbagai faktor yang membuat upaya Bianconeri tak membuahkan hasil.
Usai kemenangan meyakinkan 3-0 atas Napoli di Serie A, Spalletti secara terbuka menyatakan bahwa timnya membutuhkan sosok penyerang nomor 9 dengan karakter berbeda dari Jonathan David dan Lois Openda.
Meski David tampil impresif di awal Serie A 2026 dengan torehan empat gol dan dua assist dari enam laga, sang pelatih menginginkan striker yang mampu menahan bola, bermain sebagai target man, serta membuka ruang bagi winger dan gelandang serang.
Spalletti bahkan memuji Rasmus Hojlund milik Napoli.
Ia menilai Juventus memerlukan penyerang dengan gaya bermain serupa.
Manajemen klub pun mencoba menindaklanjuti permintaan tersebut, tetapi justru menutup bursa transfer dengan mendatangkan winger Jeremie Boga dan bek kanan Emil Holm.
Mateta dari Crystal Palace menjadi target utama, namun negosiasi kandas karena perbedaan skema transfer.
Juventus mengusulkan peminjaman dengan opsi beli, sedangkan Palace bersikukuh melepas sang striker secara permanen.
Situasi ini membuka jalan bagi Milan, meski transfer tersebut akhirnya batal akibat hasil tes medis yang kurang memuaskan.
Target berikutnya adalah Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce.
Meski kesepakatan antarklub sempat tercapai, sang pemain menolak pindah dengan status pinjaman.
Sementara itu, pembicaraan terkait Mauro Icardi tak pernah berkembang, dan harapan terhadap Kolo Muani pupus setelah Tottenham menolak mengakhiri masa peminjamannya lebih cepat.
Kini, Juventus hanya mengandalkan David dan Openda di lini depan. Dusan Vlahovic yang cedera diperkirakan baru kembali sebulan lagi, sebelum kemungkinan hengkang usai kontraknya berakhir pada Juni mendatang.-***
















