TERASJABAR.ID – ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 berlangsung pada momentum yang sangat strategis bagi kawasan.
Dilansir siaran pers Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Indonesia berpartisipasi aktif dalam rangkaian pertemuan regional dan bilateral selama ATF 2026, antara lain:
- The 29th Meeting of ASEAN Tourism Ministers
- The 25th Meeting of ASEAN Plus Three (China, Japan, and Republic of Korea) Tourism Ministers
- The 13th Meeting of ASEAN–India Tourism Ministers, serta
- The 5th Meeting of ASEAN–Russian Federation Tourism Ministers.
Rangkaian pertemuan tersebut didahului oleh The 63rd Meeting of the ASEAN National Tourism Organisations (NTOs) dan pertemuan pejabat senior dengan Dialogue Partners.
Pertemuan mencatat capaian substantif implementasi ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016–2025, yang telah memperkuat posisi ASEAN sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
Para Menteri menegaskan pentingnya implementasi ASEAN Tourism Sectoral Plan 2026–2030 (ATSP 2026–2030) dan ASEAN Tourism Marketing Strategy 2026–2030 (ATMS 2026–2030) sebagai panduan aksi kolektif ke depan, untuk memperkuat branding dan narasi kawasan serta meningkatkan visibilitas ASEAN di tingkat global.
Adapun Joint Media Statement yang telah disepakati dan diadopsi bersama pada ASEAN Tourism Forum 2026 telah dirilis oleh Panitia ATF 2026 dan Sekretariat ASEAN.
















