terasjabar.id
Selasa, 10 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 10 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

DPR Kritik OJK: Pengembalian Dana Scam Tanpa Efek Jera Tak Cukup

Eka Purwanto by Eka Purwanto
23 Jan 2026 17:39
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
DPR Kritik OJK: Pengembalian Dana Scam Tanpa Efek Jera Tak Cukup

Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto. (dpr.go.id)

TERASJABAR.ID – Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto, menyampaikan kritik tajam terhadap langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menangani kasus penipuan digital melalui Satgas PASTI dan Indonesia Anti-Scam Center (IASC).

Menurutnya, fokus pada pengembalian dana korban semata belum cukup apabila tidak dibarengi proses hukum yang mampu memberikan efek jera kepada para pelaku.

Wihadi mempertanyakan kejelasan penegakan hukum di balik klaim pengembalian dana senilai Rp161 miliar yang disampaikan OJK.

Ia menilai publik berhak mengetahui siapa aktor utama di balik kejahatan tersebut.

Tanpa pengungkapan pelaku dan penetapan tersangka, masyarakat dinilai tidak akan merasa keadilan benar-benar ditegakkan dan persoalan scamming berpotensi terus berulang.

ADVERTISEMENT

“Kalau kita hanya bicara dikembalikan (dan) tetapi tidak ada efek jera, siapa pelakunya ini? Jadi uang (pengembalian) ini siapa pelakunya? Kenapa tidak dirilis pelakunya siapa? Ini tidak bisa dengan cara seperti ini kita puas, itu tidak bisa. Siapa tersangkanya?” tegas Wihadi dalam Rapat Kerja dengan Dewan Komisioner OJK, seperti ditulis Parlementaria pada Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam rapat kerja bersama Dewan Komisioner OJK di DPR RI, Wihadi menegaskan bahwa penanganan kasus penipuan tidak boleh berhenti pada aspek administratif.

Ia mendesak agar identitas pelaku dipublikasikan dan proses pidana dijalankan secara terbuka.

Selain itu, politisi Partai Gerindra tersebut menyoroti lemahnya perlindungan data pribadi yang dinilai menjadi akar maraknya penipuan digital.

Ia mengungkapkan bahwa kebocoran data semakin masif, bahkan menyasar nomor telepon anggota DPR, yang kemudian dimanfaatkan untuk berbagai modus penipuan.

Wihadi juga mendesak OJK memperjelas peta jalan serta kewenangan Satgas PASTI.

RELATED POSTS

Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin

DPR Soroti Kenaikan Harga Cabai yang Terus Berulang Tiap Tahun

Kasus 2 Ton Sabu, DPR Tekankan Hukuman Mati Alternatif Terakhir Sesuai KUHP Baru

Kasus 2 Ton Sabu, DPR Dorong Pendekatan Rehabilitatif dan Restoratif

DPR: Tak Boleh Ada Impunitas atas Kekerasan Aparat terhadap Pelajar

Ia mengingatkan, jika satgas hanya berfungsi administratif tanpa kekuatan penegakan hukum, maka upaya pemberantasan penipuan, termasuk potensi scam di sektor aset kripto, tidak akan berjalan efektif.-***

Tags: DprOJK
ShareTweetSend

Related Posts

Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin
News

Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin

24 Feb 2026 20:25
DPR Soroti Kenaikan Harga Cabai yang Terus Berulang Tiap Tahun
News

DPR Soroti Kenaikan Harga Cabai yang Terus Berulang Tiap Tahun

24 Feb 2026 20:05
Kasus 2 Ton Sabu, DPR Tekankan Hukuman Mati Alternatif Terakhir Sesuai KUHP Baru
News

Kasus 2 Ton Sabu, DPR Tekankan Hukuman Mati Alternatif Terakhir Sesuai KUHP Baru

23 Feb 2026 22:24
Kasus 2 Ton Sabu, DPR Dorong Pendekatan Rehabilitatif dan Restoratif
News

Kasus 2 Ton Sabu, DPR Dorong Pendekatan Rehabilitatif dan Restoratif

23 Feb 2026 22:16
DPR: Tak Boleh Ada Impunitas atas Kekerasan Aparat terhadap Pelajar
News

DPR: Tak Boleh Ada Impunitas atas Kekerasan Aparat terhadap Pelajar

23 Feb 2026 22:08
Jangan Tebang Pilih! DPR Soroti Penanganan Kasus 2 Ton Narkoba
Berita Utama

Jangan Tebang Pilih! DPR Soroti Penanganan Kasus 2 Ton Narkoba

23 Feb 2026 21:47
Next Post
Nikah Kontrak Disorot, DPR Minta Pengawasan WNA di Bogor Diperketat

Nikah Kontrak Disorot, DPR Minta Pengawasan WNA di Bogor Diperketat

Banjir dan Longsor Melanda Kuningan, Enam Meninggal dan 257 Jiwa Mengungsi

Banjir dan Longsor Melanda Kuningan, Enam Meninggal dan 257 Jiwa Mengungsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Info Part Time! HokBen Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Info Part Time! HokBen Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 Mar 2026 15:52
Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

21 Feb 2026 15:54
Duuuh, Warga Diminta Rp250 Ribu untuk Bikin KTP Elektronik

Duuuh, Warga Diminta Rp250 Ribu untuk Bikin KTP Elektronik

3 Mar 2026 19:10
Operator Produksi! PT OTTO Pharmaceutical Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Operator Produksi! PT OTTO Pharmaceutical Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

4 Mar 2026 16:53
Lulusan SMA SMK Merapat! Dapoer Milaca Bandung Buka Loker Terbaru

Lulusan SMA SMK Merapat! Dapoer Milaca Bandung Buka Loker Terbaru

0
Menkomdigi Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Menkomdigi Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

0
Menhub: Penerapan FWA Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran

KAI: Tiket Lebaran Terjual 53,3 Persen, Masih Tersedia 2,1 Juta Kursi

0
Dishub Jabar: Puncak Arus Mudik 2026 Diperkirakan H-3 Lebaran

Dishub Jabar: Puncak Arus Mudik 2026 Diperkirakan H-3 Lebaran

0
Lulusan SMA SMK Merapat! Dapoer Milaca Bandung Buka Loker Terbaru

Lulusan SMA SMK Merapat! Dapoer Milaca Bandung Buka Loker Terbaru

10 Mar 2026 13:48
Menkomdigi Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Menkomdigi Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

10 Mar 2026 13:41
Menhub: Penerapan FWA Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran

KAI: Tiket Lebaran Terjual 53,3 Persen, Masih Tersedia 2,1 Juta Kursi

10 Mar 2026 13:09
Dishub Jabar: Puncak Arus Mudik 2026 Diperkirakan H-3 Lebaran

Dishub Jabar: Puncak Arus Mudik 2026 Diperkirakan H-3 Lebaran

10 Mar 2026 12:54
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.