TERASJABAR.ID – Anggota Komisi I DPR RI, Desy Ratnasari, menyoroti masih minimnya peran prajurit perempuan, khususnya sebagai penerbang, di lingkungan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad).
Ia menilai kondisi ini sebagai catatan penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan Komisi I DPR RI terhadap pengelolaan sumber daya manusia di tubuh TNI.
“Dari tadi saya cukup sedih karena tidak melihat adanya penerbang perempuan, atau bahkan tidak ditampilkan sama sekali,” ujar Desy, seperti ditulis Parlementaria pada Jumat, 23 Januari 2026.
Dalam kunjungan kerja spesifik Komisi I DPR RI ke Puspenerbad di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (22/1/2026),
Desy mengungkapkan kekecewaannya karena tidak melihat adanya penerbang perempuan yang ditampilkan.
Menurutnya, hal tersebut mencerminkan masih terbatasnya akses dan kesempatan karier bagi prajurit perempuan dalam posisi strategis di TNI AD.
Desy menekankan bahwa keberadaan perempuan dalam satuan penerbangan memiliki nilai penting sebagai wujud profesionalisme dan penerapan prinsip kesetaraan dalam pembinaan personel.
Ia juga mengkritisi pola penugasan prajurit perempuan yang dinilai masih cenderung ditempatkan pada fungsi administratif dan pendukung.
Ia mengamati bahwa meski cukup banyak prajurit perempuan di lingkungan Puspenerbad, sebagian besar tidak terlihat menjalankan peran operasional maupun mengenakan atribut tugas lapangan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait kejelasan jalur karier bagi prajurit perempuan yang memiliki kompetensi dan minat di bidang penerbangan militer.
Melalui kunjungan tersebut, Komisi I DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pengembangan SDM TNI agar lebih inklusif dan profesional, serta memastikan keterlibatan prajurit perempuan menjadi bagian dari agenda pengawasan lanjutan DPR RI.-***










