TERASJABAR.ID – Kepercayaan merupakan fondasi penting dalam setiap hubungan, baik pertemanan maupun hubungan romantis.
Saat kepercayaan sudah terbangun, akan muncul rasa aman, nyaman, dan ketenangan emosional.
Sebaliknya, jika hubungan dipenuhi rasa curiga, cemas, takut dibohongi, dan tidak percaya diri, hubungan tersebut dapat terasa melelahkan dan memicu keinginan untuk menjauh.
Kepercayaan menjadi kebutuhan emosional dasar karena memberikan banyak manfaat.
Salah satunya adalah menurunnya rasa cemas. Hubungan yang dilandasi rasa percaya membuat setiap pihak merasa aman sehingga mengurangi perasaan takut, kesepian, dan kebiasaan overthinking.
Selain itu, kepercayaan juga membantu menekan konflik.
Meski pertengkaran tetap bisa terjadi, pasangan yang saling percaya cenderung lebih mudah menemukan solusi dan belajar dari kesalahan bersama.
Manfaat lainnya adalah kebebasan menjadi diri sendiri.
Dengan kepercayaan, rasa insecure berkurang dan lebih berani menyampaikan pikiran serta perasaan tanpa takut dihakimi.
Keintiman pun akan meningkat karena komunikasi yang terbuka mendorong komitmen, kesetiaan, dan hubungan yang lebih langgeng.
Membangun kepercayaan tidak dilakukan dengan sikap posesif atau mengekang.
Kejujuran, keterbukaan, saling memahami kekurangan, kesediaan memaafkan, menepati janji, meluangkan waktu bersama, dan tidak mengungkit masa lalu menjadi langkah penting.
Proses ini memang membutuhkan waktu, konsistensi, dan kerja sama.
Jika masalah kepercayaan membuat hubungan menjadi tidak sehat, berkonsultasi dengan psikolog bisa menjadi pilihan yang bijak.-***












