TERASJABAR.ID – Ketua Komisi V DPRD Jabar H. Yomanius Untung, S.Pd., M.M., merasa prihatin banjir di wilayah Kab. Bekasi sampai membawa korban jiwa seorang pemuda. Ia berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar maupun BPBD Kab. Bekasi segera mengantisipasi agar musibah serupa yang menimbulkan korban jiwa bisa dihindari.
“BPBD hendaknya bukan hanya menanggulangi bencana, namun juga melakukan sosialisasi kepada warga, agar lebih waspada ketika banjir menerjang. Terlebih BPBD sudah memiliki peta wilayah mana saja yang akan terendam jika intensitas curah hujan tinggi. Sehingga warga pun dilarang untuk berada di kawasan itu,” kata H. Untung, ketika dihubungi media, Kamis (22/1/2026).
Seperti diketahui, musibah banjir yang melanda Desa Bojongsari, Kec. Kedungwaringin, Kab. Bekasi, menyebabkan satu remaja berinisial J (19) meninggal dunia, usai tenggelam di area lapangan sepak bola yang terendam air setinggi dua meter. Warga Kampung Nanggewer, Desa Labansari, Kec. Cikarang Timur itu ditemukan meninggal dunia, setelah tenggelam di lapangan sepak bola usai bermain bersama tiga rekannya, Selasa (20/1/2026).
BPBD Jabar yang merupakan mitra kerja Komisi V, lanjut Untung, sesungguhnya sudah bekerja maksimal untuk mengatasi dampak bencana alam. “Namun tentu saja tak semua hal bisa diketahui secara detail. Perlu dukungan semua pihak, termasuk masyarakat pada umumnya, agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas dalam situasi hujan deras,” ujar legislator Partai Golkar dari dapil Sumedang-Majalengka-Subang ini.
Dalam waktu sepekan terakhir, banjir di wilayah Kec. Kedungwaringin disebabkan oleh luapan Sungai Citarum dan Cibeet. Warga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di area banjir demi mencegah insiden serupa terulang kembali.*















