TERASJABAR.ID – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan–Sragi yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1/2026).
Dihimpun laman Kemenhub, peninjauan itu untuk memastikan langkah penanganan berjalan cepat dan optimal, serta keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga.
“Kami menyampaikan keprihatinan atas banjir yang terjadi di Jawa Tengah karena berdampak pada keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi, khususnya operasional kereta api,” ujarnya.
“Untuk itu, saya melihat langsung beberapa titik jalur kereta api yang masih tergenang. Beberapa langkah sudah dilakukan dan masih akan dilakukan penanganan lanjutan,” tambahnya.
Kemenhub, melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, sejak awal kejadian telah melakukan koordinasi intensif dengan PT KAI, BMKG, pemerintah daerah, serta aparat setempat.
Keputusan teknis operasional diambil secara cepat dan terukur tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Saat ini jalur kereta api yang terdampak banjir sudah dapat dilalui dengan pengaturan khusus.
Pembatasan kecepatan diterapkan dengan maksimal 40 km/jam pada jalur hulu dan 30 km/jam pada jalur hilir sebagai langkah preventif.
“Demi keselamatan, kami telah melakukan pembatasan kecepatan di jalur yang masih ada genangan air. Oleh karena itu, memang masih ada keterlambatan perjalanan dikarenakan pengurangan kecepatan kereta ini. Akan tetapi, saat ini berdasarkan data KAI, 85% perjalanan kereta telah pulih dan berjalan normal. Sementara 15% lainnya masih ada keterlambatan,” katanya.














