TERASJABAR.ID – Banyak orang dengan kolesterol tinggi kerap bertanya-tanya apakah ada sayuran yang bisa memicu kenaikan kolesterol.
Kekhawatiran ini wajar, mengingat pola makan sangat berpengaruh terhadap kadar kolesterol dalam darah.
Selain menghindari makanan berlemak, penderita kolesterol tinggi juga dianjurkan membatasi camilan seperti gorengan, es krim, dan kue manis yang dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL).
Jika dibiarkan, kolesterol tinggi berisiko memicu penyakit serius seperti serangan jantung dan stroke.
Namun faktanya, semua jenis sayuran sama sekali tidak mengandung kolesterol.
Kolesterol hanya terdapat pada makanan yang berasal dari hewan, seperti daging, ikan, telur, dan produk susu.
Artinya, tidak ada sayuran yang menjadi penyebab langsung kolesterol tinggi. Justru sebaliknya, konsumsi sayuran secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat karena kandungan serat larut di dalamnya.
Serat ini berperan menghambat penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah.
Beberapa contoh sayuran kaya serat larut adalah wortel, bayam, kol, mentimun, dan terong.
Meski begitu, cara pengolahan sayuran sangat menentukan manfaatnya. Menggoreng sayuran atau menambahkan bahan tinggi lemak seperti keju, susu, atau daging olahan justru dapat meningkatkan kolesterol.
Minyak goreng, terutama yang mengandung lemak trans, juga bisa mengubah sayuran menjadi tinggi kolesterol dan kalori.
Sebagai alternatif sehat, sayuran sebaiknya dipanggang, dikukus, atau ditumis dengan minyak sehat seperti minyak zaitun, kanola, atau minyak jagung.
Dengan pengolahan yang tepat, sayuran tetap aman dan bermanfaat untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.-***
















