TERASJABAR.ID – Aktivitas tambang di sebuah gunung di Jalan Cikuya, Desa Lagadar, Kec. Margaasih, Kab. Bandung masih berlangsung, walaupun Gubernur Jabar akhir tahun lalu telah meminta semua jenis penambangan berhenti beroperasi.
Keberadaan tambang di Desa Lagadar tersebut videonya viral di Tik Tok infobandungsatu, Senin (19/1/2026). Viralnya tambang ini pun mendapat tanggapan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi atau biasa dipanggil KDM.
Melalui pernyataannya yang disampaikan di akun media sosial pribadinya, KDM secara tegas memerintahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat dan Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral SDM Provinsi Jawa Barat untuk segera turun ke lapangan. Termasuk harus jadi perhatian kades, camat dan bupati.
“Kegiatan tersebut harus dihentikan apabila tidak memiliki izin. Bahkan andai kata kegiatan itu legal, tetapi berpotensi menimbulkan dampak bencana, saya tetap meminta agar aktivitas tersebut dihentikan,” tegas KDM dalam pernyataannya, Senin (19/1/2026).
Menurutnya, keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kawasan perbukitan dan lingkungan rawan bencana.
Selain itu, KDM juga mengimbau agar seluruh unsur pemerintahan daerah turut terlibat aktif dalam penanganan persoalan tersebut. Ia meminta peran serta masyarakat, kepala desa, camat, hingga Bupati Bandung untuk bersama-sama mengawasi dan mengambil langkah cepat apabila terdapat kegiatan yang berpotensi mengancam keselamatan dan memicu bencana alam.
“Jika ada aktivitas yang berisiko terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat, maka harus ditangani secara bersama-sama,” pungkasnya.*















