TERASJABAR.ID – Tanda-tanda diabetes yang semakin memburuk perlu dikenali sejak awal agar penanganan dapat segera dilakukan sebelum timbul komplikasi berat.
Semakin cepat perubahan kondisi tubuh disadari, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan saraf, gangguan penglihatan, hingga penyakit jantung akibat diabetes yang tidak terkontrol.
Kondisi ini umumnya terjadi ketika kadar gula darah tinggi berlangsung dalam waktu lama.
Dampaknya bisa beragam, mulai dari keluhan ringan hingga gangguan kesehatan serius.
Sayangnya, banyak penderita mengabaikan gejala tersebut karena dianggap sebagai keluhan biasa.
Salah satu tanda yang sering muncul adalah luka yang sulit sembuh, terutama di area kaki.
Tingginya gula darah dapat menghambat aliran darah dan merusak saraf, sehingga proses penyembuhan menjadi lambat dan rentan infeksi.
Selain itu, penurunan berat badan drastis tanpa sebab jelas juga patut diwaspadai karena tubuh tidak mampu memanfaatkan glukosa sebagai sumber energi.
Gejala lain yang kerap muncul meliputi penglihatan kabur, kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki, serta frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama pada malam hari.
Penderita juga sering merasa cepat lelah dan haus berlebihan akibat gangguan pemanfaatan energi dan kehilangan cairan tubuh.
Infeksi berulang pada kulit atau area intim juga bisa menjadi sinyal melemahnya sistem imun.
Jika tidak ditangani, kondisi ini berisiko berkembang menjadi komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, kerusakan mata, hingga luka kaki diabetes.
Oleh karena itu, pemeriksaan rutin dan kontrol gula darah sangat penting untuk mencegah diabetes semakin parah.-***
















