TERASJABAR.ID – Kolesterol tinggi terjadi ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi batas normal, dan jika tidak ditangani, kondisi ini bisa memicu penumpukan plak di pembuluh darah yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Untuk mencegah komplikasi, penderita kolesterol tinggi perlu memperhatikan pantangan tertentu, baik dari sisi pola makan maupun gaya hidup.
Beberapa pantangan utama meliputi menghindari makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging merah, jeroan, gorengan, keju, mentega, dan produk olahan susu.
Sebaiknya pilih sumber lemak sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan telur.
Selain itu, batasi konsumsi gula karena bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus menurunkan kolesterol baik (HDL).
Alkohol juga harus dijauhi karena berpotensi menaikkan trigliserida dan LDL.
Merokok menjadi pantangan lain, karena kandungan dalam rokok dapat merusak pembuluh darah serta mengganggu keseimbangan LDL dan HDL.
Jarang berolahraga juga meningkatkan risiko penumpukan kolesterol jahat, sehingga disarankan beraktivitas fisik minimal 30 menit, lima kali seminggu.
Stres berlebih dan berat badan berlebih juga dapat memengaruhi kadar kolesterol, sehingga manajemen stres dan menjaga berat badan ideal sangat penting.
Selain menghindari pantangan tersebut, pemeriksaan kesehatan rutin tetap diperlukan.
Jika upaya gaya hidup sehat belum efektif menurunkan kolesterol, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.-***
















