TERASJABAR.ID – Akibat kelalaian pemilik toko oleh oleh dengan tidak memiliki alat pemadam api yaitu Apar,terjadi kebocoran gas dan menyebabkan terjadi kebakaran.
Toko oleh oleh yang berlokasi dijalan Pramuka terjadi kebakaran saat proses pembuatan gorengan tempe,dugaan sementara disebabkan oleh kebocoran dari selang gas.kejadian terjadi tepatnya pukul 08.30 wib pada Rabu (14/01/2026).
Sebanyak tiga lokal kios yang di pakai toko oleh oleh ini terbakar dalam waktu singkat.Berkat informasi dari kantor kecamatan Garut kota yang cepat menghubungi kantor Pemadam kebakaran akhirnya dapat di padamkan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut U.Basuki Eko,S.H.M.H.,yang akrab di panggil pak Eko menyampaikan kepada media bahwa pihaknya menerima laporan terjadi kebakaran di jalan Pramuka dari kantor kecamatan Garut kota.
” Hari ini kita mendapatkan laporan kejadian kebakaran di pusat kota Garut tepatnya di persimpangan jalan Pramuka – jalan Bank.Objek kebakaran yaitu Toko Oleh Oleh.” Ucap Eko.

Eko juga menjelaskan bahwa ditoko tersebut potensi sangat tinggi untuk terjadi kebakaran,mengingat adanya Penggorengan dan pihak damkar menurunkan jumlah alat pemadam serta jumlah personil sebanyak 35 orang.
” Disana potensi api sangat tinggi adanya penggorengan gorengan tempe,saat ini kami menurunkan tiga unit Pancar,dua motor suplai,anggota yang bertugas saat ini dari lima unit itu berjumlah 24 orang,total yang turun sekitar 35 orang petugas.”jelas Eko.
Eko juga menyampaikan awal penyebab kebakaran masih dalam penelitian dan dugaan sementara terjadinya kebakaran bersumber dari kebocoran selang gas.
” Penyebabnya masih dalam penelitian detail tapi kemungkinan sumbernya itu dari Penggorengan,karena berdasarkan laporan awal itu sumbernya dari Penggorengan yaitu dari gas,mungkin ada kebocoran selang gas itu juga masih dalam penelitian.” Tegas Eko.
” Kami dengan lima unit pemadam ini menghabiskan 36.000 liter air,barusan kami sudah melakukan Pendingan mematikan sumber api,barang barang,barangkali ada korban tetapi Alhamdulillah tidak ada korban
Untuk kerugian masih dalam hitungan,” tambah Eko.
Jumlah kios yang terbakar sebanyak tiga kios namun kios yang berada disisi kiri dan kanan aman terselamatkan,hanya merembet kebagian atap miliki wizmie namun hanya sedikit.
Yana (50)pemilik toko oleh oleh menyampaikan kepada Bupati Garut Syakur bahwa dirinya sedang tidak dilokasi,dan dalam perjalan ke lokasi toko yang terbakar.
Bupati Garut Syakur juga datang ke lokasi kebakaran untuk meninjau langsung kejadian,serta menanyakan langsung kepada pemilik toko alat keselamatan kerja untuk pemadaman api yaitu tabung Apar.
Dan ternyata pemilik toko tersebut tidak memiliki Apar,sehingga Bupati pun menegaskan kepada pemilik Toko jika belum mempunyai Apar maka tokonya tidak boleh beroperasi.*


















