TERASJABAR.ID – Mengetahui berapa kalori yang perlu dibakar setiap hari penting bagi siapa pun yang ingin menjaga kesehatan atau mengatur berat badan.
Pemahaman ini membantu agar upaya diet dan olahraga berjalan efektif serta tidak berdampak buruk bagi tubuh.
Pada dasarnya, tubuh selalu membutuhkan energi untuk menjalankan fungsi vital, seperti bernapas, mengalirkan darah, menjaga suhu tubuh, hingga berpikir.
Bahkan saat tidur, tubuh tetap membakar kalori. Karena itu, kebutuhan kalori tiap orang berbeda dan tidak bisa disamaratakan.
Membakar kalori terlalu sedikit atau berlebihan justru dapat mengganggu kesehatan.
BACA JUGA: Nyeri Kepala Sebelah Kanan? Ini Penyebab dan Cara Meredakannya
Untuk mengetahui kebutuhan yang tepat, Anda perlu menghitung Total Daily Energy Expenditure (TDEE), yaitu total energi yang dibakar tubuh dalam sehari.
Langkah pertama adalah menghitung Basal Metabolic Rate (BMR), yakni jumlah kalori minimal yang dibutuhkan tubuh saat istirahat.
Setelah itu, BMR dikalikan dengan faktor aktivitas harian, mulai dari jarang bergerak hingga aktivitas fisik berat. Hasil akhirnya adalah TDEE, yang mencerminkan kebutuhan kalori harian Anda.
Setelah mengetahui TDEE, tujuan berat badan bisa ditentukan.
Untuk mempertahankan berat, jumlah kalori yang dibakar sebaiknya setara dengan TDEE.
Jika ingin menurunkan berat badan, pembakaran kalori idealnya ditingkatkan sekitar 300–500 kalori per hari melalui aktivitas fisik tambahan.
Cara ini lebih aman karena menjaga energi tetap stabil.
Sementara itu, untuk menaikkan berat badan, pembakaran kalori cukup dijaga sedikit di bawah TDEE agar ada surplus energi.
Meski demikian, kebutuhan kalori dapat berbeda pada orang dengan kondisi medis tertentu.
Oleh karena itu, menyesuaikan aktivitas dan pola makan sebaiknya dilakukan dengan bijak, dan konsultasi ke dokter dianjurkan bila masih ragu menentukan target kalori yang aman.-***











