TERASJABAR.ID – Selain membantu menurunkan kadar gula darah, olahraga juga terbukti mampu meningkatkan sensitivitas insulin.
Dengan sensitivitas insulin yang lebih baik, sel-sel tubuh dapat menyerap glukosa secara lebih efektif untuk dijadikan sumber energi, sehingga risiko komplikasi akibat gula darah tinggi bisa ditekan.
Tak hanya itu, olahraga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, mengontrol berat badan, serta memperbaiki suasana hati.
Anda tidak perlu langsung melakukan olahraga berat.
Kunci utamanya adalah konsistensi dan menyesuaikan jenis serta intensitas aktivitas fisik dengan kondisi tubuh.
Bagi yang belum terbiasa aktif, sebaiknya mulai dari olahraga ringan dan tingkatkan durasi serta intensitas secara bertahap.
Beragam pilihan olahraga aman dapat dilakukan untuk membantu mengontrol gula darah.
Jalan kaki selama sekitar 30 menit per hari termasuk yang paling mudah dan efektif, terutama bila dilakukan setelah makan.
Bersepeda santai, baik di luar ruangan maupun dengan sepeda statis, juga bermanfaat untuk meningkatkan kerja jantung dan sensitivitas insulin.
Senam aerobik, berenang, serta latihan kekuatan mampu melibatkan banyak otot sehingga membantu tubuh menggunakan glukosa secara optimal.
Selain itu, yoga dan tai chi bermanfaat untuk mengelola stres dan menjaga keseimbangan emosi, yang berpengaruh pada kestabilan gula darah.
Aktivitas lain seperti menari, hiking, bulu tangkis, hingga sepak bola atau futsal juga efektif membakar energi dan menurunkan kadar gula darah jika dilakukan sesuai kemampuan.
Bahkan aktivitas harian seperti berkebun atau membersihkan rumah tetap memberi manfaat bila dikerjakan secara rutin.
Agar aman, pilih olahraga sesuai kondisi kesehatan, lakukan pemanasan dan pendinginan, serta pantau gula darah sebelum dan sesudah berolahraga.
Hindari memaksakan diri, perhatikan tanda hipoglikemia, dan segera beristirahat jika muncul keluhan seperti pusing, lemas, atau nyeri dada.-***
















