terasjabar.id
Sabtu, 28 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 28 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Komisi I DPRD Jabar Soroti Konflik Agraria, Desak Gubernur Jabar Turun Tangan

Widjana by Widjana
14 Jan 2026 09:42
in Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Komisi I DPRD Jabar Soroti Konflik Agraria, Desak Gubernur Jabar Turun Tangan

Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, Dr. H. Rahmat Hidayat Djati, MIP memimpin rapat koordinasi dalam rangka menjaga ketertiban umum dan keamanan sosial.

TERASJABAR.ID- Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah di Cimahi, Selasa 13 Januari 2026. Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang potensi konflik horizontal, kinerja satuan tugas (satgas) premanisme, serta persoalan agraria.

Komisi I mengundang para pimpinan dari Kodam III/Siliwangi, Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jawa Barat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Barat, Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat. Melalui konsolidasi lintas sektoral, bahasan menjadi lebih mendalam terkait dengan ketertiban umum dan keamanan sosial.

ADVERTISEMENT

Ketua Komisi I DPRD Jabar, Dr. H. Rahmat Hidayat Djati, M.I.P., menyatakan bahwa potensi konflik horizontal yang menyangkut persoalan agraria harus mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menurut Rahmat, masalah agraria di Jabar terus terjadi mulai dari sengketa lahan perkebunan swasta, konsesi hak guna usaha (HGU) yang sudah kedaluwarsa, hingga klaim lahan oleh badan usaha milik negara (BUMN).

Rahmat menyoroti kasus sengketa lahan di Makom Eyang Santri yang terletak di Desa Girijaya, Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Keluarga Eyang Santri menegaskan tidak pernah menjual tanah leluhur. Klaim penjualan dari pihak lain cacat hukum. Eyang Santri (Pangeran Djojokusumo) merupakan tokoh sejarah Islam Nusantara, di mana area makamnya diakui sebagai situs sejarah.

“Konflik agraria seperti yang terjadi di Sukabumi perlu perhatian serius dari Pemprov Jabar. Kita tidak ingin konflik tersebut terjadi di daerah lain. Dalam rapat ini kita membahas bagaimana mencegah konflik, serta yang sedang terjadi, kita dorong Gubernur Jawa Barat untuk segera menyelesaikannya,” tegas Rahmat.

Konsolidasi lembaga vertikal, menurut Rahmat, bagian dari upaya untuk memastikan tahun 2026 bisa menjaga ketertiban umum dan keamanan sosial. Berkaitan dengan konflik horizontal yang menyangkut aspirasi politik ataupun persoalan agraria di masyarakat, Rahmat menjelaskan, masing-masing lembaga bisa menjalankan fungsi, yang kemudian diteruskan ke tingkat bawah.

RELATED POSTS

Komisi V DPRD Jabar Berharap Bandara Kertajati Tingkatkan Pelayanan untuk Embarkasi Haji

Ketua Komisi V DPRD Jabar Hadiri ARS Career Fair dan Lomba Robotik 2025

Rombongan Wartawan Cina Kunjungi DPRD Jabar, Ketua JMSI Teguh Santosa Sampaikan Manfaatnya

Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar DKPP Bersama Komisi II DPRD Jabar

DPRD Jabar Dorong Kolaborasi dengan Pihak Ketiga untuk Revitalisasi Pondok Seni

“Penting sekali untuk bisa mendeteksi dini konflik agraria. Dan itu bisa dilaksanakan bersama lintas sektoral serta melibatkan masyarakat. Seperti halnya program penguatan ideologi Pancasila dan implementasi wawasan kebangsaan,” kata Rahmat.

Kepala Kepolisian Daerah yang diwakili oleh Teguh – Karo Rena (Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran) Polda Jabar Kombes Pol. Teguh Tri Sasongko, S.I.K., menyatakan bahwa di wilayah Kabupaten Bandung pun terjadi konflik agraria. Tepatnya perusakan ratusan hektar kebun teh di Pangalengan yang kemudian beralihfungsi menjadi kebun sayuran.

“Polisi mengusut kasus tersebut, kemudian Pemprov Jabar melakukan reforestasi pasca-konflik. Penyelesaian konflik melalui pendekatan komprehensif, supaya tidak berulang,” ujar Teguh.

Konflik Pangalengan menjadi gambaran nyata betapa isu agraria masih menjadi persoalan rumit di Indonesia. Masyarakat berusaha mempertahankan lahan yang telah dikelola selama puluhan tahun, lantas berbenturan dengan kepentingan lain. Di satu sisi, negara punya hukum yang mengatur tentang kepemilikan dan dan pemanfaatan lahan.*

Tags: DPRD JabarKomisi 1RHD
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi V DPRD Jabar Berharap Bandara Kertajati Tingkatkan Pelayanan untuk Embarkasi Haji
Wakil Rakyat

Komisi V DPRD Jabar Berharap Bandara Kertajati Tingkatkan Pelayanan untuk Embarkasi Haji

7 Jan 2026 15:13
Ketua Komisi V DPRD Jabar Hadiri ARS Career Fair dan Lomba Robotik 2025
Wakil Rakyat

Ketua Komisi V DPRD Jabar Hadiri ARS Career Fair dan Lomba Robotik 2025

13 Des 2025 10:44
Rombongan-Wartawan-Cina-Kunjungi-DPRD-Jabar
Bandung Raya

Rombongan Wartawan Cina Kunjungi DPRD Jabar, Ketua JMSI Teguh Santosa Sampaikan Manfaatnya

29 Okt 2025 21:10
Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar DKPP Bersama Komisi II DPRD Jabar
Ekonomi

Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar DKPP Bersama Komisi II DPRD Jabar

12 Okt 2025 01:59
DPRD Jabar Dorong Kolaborasi dengan Pihak Ketiga untuk Revitalisasi Pondok Seni
Berita Utama

DPRD Jabar Dorong Kolaborasi dengan Pihak Ketiga untuk Revitalisasi Pondok Seni

8 Okt 2025 19:54
DKPP Bersama Komisi II DPRD Jabar Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah di Cihampelas KBB
Bandung Raya

DKPP Bersama Komisi II DPRD Jabar Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah di Cihampelas KBB

26 Sep 2025 19:39
Next Post
Puluhan Ekor Kambing Jadi Sasaran Anjing Liar di Desa Bungurberes dan Cilebak

Puluhan Ekor Kambing Jadi Sasaran Anjing Liar di Desa Bungurberes dan Cilebak

Gini Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi, Sudah Tahu Belum?

Waspada Kolesterol LDL Tinggi, Kenali Risiko dan Cara Menjaganya Tetap Normal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

21 Feb 2026 15:54
BURUAN DAFTAR! PT Nabati Rancaekek Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

BURUAN DAFTAR! PT Nabati Rancaekek Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

25 Feb 2026 15:40
Persib Bandung Gelar Loker Terbaru, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Persib Bandung Gelar Loker Terbaru, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

22 Feb 2026 15:20
FRESH GRADUATE MERAPAT! Indomaret Bandung Buka Loker Gede-Gedean Buat Lulusan SMA SMK

FRESH GRADUATE MERAPAT! Indomaret Bandung Buka Loker Gede-Gedean Buat Lulusan SMA SMK

18 Feb 2026 16:00
Bapanas Terus Cek Harga Pangan Strategis, Ini Tujuannya

Bapanas Terus Cek Harga Pangan Strategis, Ini Tujuannya

0
Aksi Balap Liar Kembali Terjadi di Garut, Polisi Amankan Lima Pelaku dan 12 Motor Berknalpot Brong

Aksi Balap Liar Kembali Terjadi di Garut, Polisi Amankan Lima Pelaku dan 12 Motor Berknalpot Brong

0
Sekolah Lansia Bandung Wisuda 30 Lulusan, Mereka  Diproyeksikan Jadi Agen Perubahan

Sekolah Lansia Bandung Wisuda 30 Lulusan, Mereka Diproyeksikan Jadi Agen Perubahan

0
Kebakaran Kandang Ayam Akibat Korsleting Listrik, Ayam Terbakar Hidup-hidup

Kebakaran Kandang Ayam Akibat Korsleting Listrik, Ayam Terbakar Hidup-hidup

0
Bapanas Terus Cek Harga Pangan Strategis, Ini Tujuannya

Bapanas Terus Cek Harga Pangan Strategis, Ini Tujuannya

28 Feb 2026 16:33
Aksi Balap Liar Kembali Terjadi di Garut, Polisi Amankan Lima Pelaku dan 12 Motor Berknalpot Brong

Aksi Balap Liar Kembali Terjadi di Garut, Polisi Amankan Lima Pelaku dan 12 Motor Berknalpot Brong

28 Feb 2026 16:22
Sekolah Lansia Bandung Wisuda 30 Lulusan, Mereka  Diproyeksikan Jadi Agen Perubahan

Sekolah Lansia Bandung Wisuda 30 Lulusan, Mereka Diproyeksikan Jadi Agen Perubahan

28 Feb 2026 16:21
Kebakaran Kandang Ayam Akibat Korsleting Listrik, Ayam Terbakar Hidup-hidup

Kebakaran Kandang Ayam Akibat Korsleting Listrik, Ayam Terbakar Hidup-hidup

28 Feb 2026 16:15
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.