TERASJABAR.ID – Menjaga kecukupan cairan tubuh saat melakukan perjalanan sangat penting agar tubuh selalu dalam kondisi prima.
Beragam aktivitas biasanya meningkat, mulai dari bepergian jauh, berjalan kaki lebih lama, hingga beraktivitas di luar ruangan.
Ditambah perubahan cuaca yang tidak menentu, tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat tanpa disadari.
Dalam perjalanan, banyak orang lupa minum air secara teratur.
Padahal, perjalanan panjang dengan kendaraan, paparan panas di pantai, atau udara dingin di daerah pegunungan dapat mempercepat risiko dehidrasi.
Oleh karena itu, menjaga asupan cairan harus tetap menjadi prioritas meski suasana sedang santai.
Salah satu langkah penting adalah memilih air minum yang aman dan higienis.
Pastikan air yang dikonsumsi berkualitas baik, murni, dan mengandung mineral seimbang agar aman untuk seluruh anggota keluarga.
Selain itu, biasakan minum secara rutin tanpa menunggu rasa haus, karena haus merupakan tanda awal tubuh kekurangan cairan.
Sebelum beraktivitas di luar ruangan, minumlah air terlebih dahulu untuk menjaga stamina.
Selalu membawa persediaan air sendiri juga sangat membantu.
Kenali pula tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, pusing, dan urine berwarna gelap agar bisa segera ditangani.
Selain dari minuman, cairan juga bisa diperoleh dari buah dan sayur yang kaya air, seperti semangka, melon, jeruk, dan timun.
Dengan kebiasaan hidrasi yang baik, perjalanan dapat dinikmati dengan tubuh yang tetap sehat dan bugar.-***











