TERASJABAR.ID – Olahraga sangat dianjurkan bagi penderita saraf kejepit untuk mendukung pemulihan sekaligus mencegah gejala kambuh.
Biasanya, olahraga yang direkomendasikan bersifat ringan dengan intensitas rendah agar tidak memperparah tekanan pada saraf.
Saraf kejepit terjadi ketika saraf di area tertentu, seperti pinggang, punggung, atau leher, mendapat tekanan berlebih dari otot, tulang, atau jaringan sekitarnya.
Akibatnya, muncul rasa nyeri, kekakuan, dan kesemutan.
Banyak penderita cenderung menghindari olahraga karena khawatir kondisinya memburuk, padahal aktivitas fisik ringan justru membantu menjaga postur tubuh, meningkatkan kelenturan otot, dan mempermudah pergerakan.
Jenis Olahraga Aman untuk Saraf Kejepit
Beberapa olahraga yang aman dan efektif antara lain:
Peregangan ringan untuk menjaga kelenturan otot dan sendi.
Jalan santai untuk melancarkan sirkulasi dan mengurangi kekakuan.
Pilates yang menekankan penguatan otot inti.
Gerakan yoga seperti child’s pose dan cobra pose untuk meregangkan punggung bawah dan leher.
Low plank untuk memperkuat otot inti.
Berenang atau senam air yang melibatkan seluruh tubuh tanpa menambah tekanan berlebih.
Sebelum mulai berolahraga, pastikan berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis, menggunakan pakaian dan alas kaki nyaman, melakukan pemanasan, serta meningkatkan durasi secara bertahap.
Hindari memaksakan diri, berikan jeda istirahat, dan hentikan latihan bila nyeri bertambah.
Kombinasi olahraga rutin, postur tubuh yang baik, kompres area nyeri, dan konsumsi obat sesuai anjuran akan membantu mempercepat pemulihan dan mencegah kekambuhan saraf kejepit.-***















