TERASJABAR.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menggelar ‘BEKUP Accelerate Demo Day 2025’, mempertemukan 10 startup terpilih dengan investor setelah melalui program akselerasi intensif.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, mengatakan bahwa penguatan startup kreatif, khususnya subsektor aplikasi yang telah menyerap investasi Rp 27,48 triliun, menjadi fondasi strategis menuju Indonesia Emas 2045 dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.
“Kami menilai kreativitas berbasis digital khususnya subsektor aplikasi memiliki peran penting dalam memenuhi Asta Cita Presiden Prabowo. Utamanya, menempatkan ekraf sebagai penggerak dua agenda strategis nasional yaitu penciptaan lapangan kerja berkualitas dengan mengembangkan industri kreatif dan hilirisasi serta industrialisasi nilai tambah dalam negeri,” ujar Menteri Ekraf saat menyampaikan keynote speech di Double Tree Hilton, Jakarta, Jumat, 28 November 2025.
Program ini diluncurkan pada Juni lalu, yang menyeleksi 10 startup terbaik, hasil kurasi 583 pendaftar. Startup ini kemudian memaparkan perjalanan akselerasi mereka ke hadapan para pemangku kepentingan seperti investor, korporasi, dan regulator.
Program BEKUP atau Badan Ekraf for Startup juga bertujuan untuk mempertemukan startup dengan calon mitra strategis dan mendorong diskusi kritis mengenai arah baru pembangunan startup.
Rangkaian perjalanan program ini telah dilakukan mulai dari open call, seleksi, mentoring intensif 80 jam (selama 3 bulan), dan Demo Day.
“Ketika Kementerian Ekraf mengakselerasi startup, kita tidak hanya mencetak pengusaha baru, namun juga sedang menyusun fondasi menuju Indonesia Emas 2045 berdasarkan semangat dan modal kreativitas anak bangsa. Apalagi subsektor aplikasi bukan hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga menyatukan talenta kreatif, model bisnis, sekaligus semangat kewirausahaan,” ungkap Menteri Ekraf.
Menurut data BKPM, subsektor aplikasi menjadi penerima investasi terbesar mencapai Rp 27, 48 triliun pada semester I 2025. Subsektor aplikasi di Indonesia tumbuh dan dipercaya bergerak cepat dalam menyerap tenaga kerja serta memadukan kreativitas maupun digitalisasi menjadi nilai ekonomi yang signifikan.













