terasjabar.id
Senin, 12 Januari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Saptonan dan Panahan Tradisional Tidak Digelar, Menghilangkan Warisan Budaya

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
29 Agu 2025 14:20
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Saptonan dan Panahan Tradisional Tidak Digelar, Menghilangkan Warisan Budaya

Panahan tradisional duduk bersila seraya merentang busur.

TERASJABAR.ID – Saptonan dan Panahan Tradisional, merupakan bagian dari warisan budaya adat Kuningan, biasanya menjadi daya tarik utama yang diagendakan setiap tahun dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kuningan tanggal 1 September.

Namun sangat disayangkan, di bawah kepemimpinan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, tradisi Saptonan dan Panahan Tradisional ditiadakan.

Ketika ditanya oleh awak media, mengapa tradisi Saptonan dan Panahan tradisional tidak digelar? “Alasannya hanya ada masalah batasan anggaran, maka sementara untuk tahun ini ditiadakan,” jawab Bupati Dian singkat.

Ketua Dewan Kebudayaan Kuningan Dodo Suwondo, terkait tidak digelarnya kedua tradisi tersebut, menyatakan bahwa, Saptonan dan panahan tradisional adalah bagian dari warisan budaya tatar Sunda. “Khususnya saptonan yang hanya dimiliki oléh masyarakat Kabupaten Kuningan,” uajrnya Jumat 29 Agustus 2025.

Dua cabang warisan budaya ini sambung Dodo Suwondo, sudah menjadi kalender tetap dipergelarkan setiap perayaan Hari Jadi Kuningan. Jika saptonan dan panahan tradisional ditiadakan maka “dianggap” hilang rasa cinta terhadap nilai-nilai tradisional dan jati diri yang sudah tertanam sejak lama.

ADVERTISEMENT

“Jika pun ada permasalahan yang menjadikan pergelaran tersebut harus terpaksa tidak bisa terselenggarakan, maka harus dicarikan solusi agar pergelaran saptonan dan panahan tradisional tetap terselenggara,” tegas Dodo Suwondo.

RELATED POSTS

Generasi Muda Akan Kehilangan Akar Sejarah Bila Warisan Budaya Tidak Dijaga

Kedua pertunjukan tradisi ini bukan hanya hiburan rakyat, tetapi juga merupakan sarana pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah Kabupaten Kuningan.***

Tags: Panahan TradisionalSaptonanwarisan budaya
ShareTweetSend

Related Posts

Generasi Muda Akan Kehilangan Akar Sejarah Bila Warisan Budaya Tidak Dijaga
Daerah

Generasi Muda Akan Kehilangan Akar Sejarah Bila Warisan Budaya Tidak Dijaga

13 Des 2025 18:52
Next Post
Presiden Prabowo Akan Buat Penjara Khusus Untuk Koruptor di Pulau Terpencil, Agar Ketemu Hiu

Prabowonomonic di Mata Hendry Ch Bangun

Eksotisme Pulau Lutungan, Pesona Alam dan Sejarah Raja Toli-Toli

Eksotisme Pulau Lutungan, Pesona Alam dan Sejarah Raja Toli-Toli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kejaksaan Agung Ingatkan Kejati Jabar Segera Proses Penyelewengan Proyek PJU Jabar yang Rugikan Negara Ratusan Miliar

Kejaksaan Agung Ingatkan Kejati Jabar Segera Proses Penyelewengan Proyek PJU Jabar yang Rugikan Negara Ratusan Miliar

12 Jan 2026 07:07
Dua Pakar Hukum Soroti Proyek PJU di Jabar yang Diduga di Mark Up, Minta Kejaksaan Segera Ungkap Pelakunya

Dua Pakar Hukum Soroti Proyek PJU di Jabar yang Diduga di Mark Up, Minta Kejaksaan Segera Ungkap Pelakunya

7 Jan 2026 06:59
Mengenal Sugianto Nelayan asal Indramayu yang Dapat Penghargaan dari Presiden Korea Selatan

Mengenal Sugianto Nelayan asal Indramayu yang Dapat Penghargaan dari Presiden Korea Selatan

5 Jan 2026 20:06
Bojan Hodak

Jelang Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta, Bojan Hodak Ungkap Hal Ini

11 Jan 2026 01:20
RUU Koperasi Diusulkan Jadi UU Sistem Perkoperasian Nasional, Ini Penjelasan Menkop

RUU Koperasi Diusulkan Jadi UU Sistem Perkoperasian Nasional, Ini Penjelasan Menkop

0
Usai Nonton Laga Persib VS Persija, Dua Motor Bertabrakan, Satu Bobotoh Wanita Tewas, Tiga Luka

Usai Nonton Laga Persib VS Persija, Dua Motor Bertabrakan, Satu Bobotoh Wanita Tewas, Tiga Luka

0
Menjaga Narasi di Era Digital: Kisah Arif Mujahidin dan Relevansi Public Relations di Abad 21

Menjaga Narasi di Era Digital: Kisah Arif Mujahidin dan Relevansi Public Relations di Abad 21

0
Cesar Meylan Resmi Perkuat Timnas Indonesia, Jadi Tangan Kanan John Herdman, Ini Tugas Pentingnya

Cesar Meylan Resmi Perkuat Timnas Indonesia, Jadi Tangan Kanan John Herdman, Ini Tugas Pentingnya

0
RUU Koperasi Diusulkan Jadi UU Sistem Perkoperasian Nasional, Ini Penjelasan Menkop

RUU Koperasi Diusulkan Jadi UU Sistem Perkoperasian Nasional, Ini Penjelasan Menkop

12 Jan 2026 13:28
Usai Nonton Laga Persib VS Persija, Dua Motor Bertabrakan, Satu Bobotoh Wanita Tewas, Tiga Luka

Usai Nonton Laga Persib VS Persija, Dua Motor Bertabrakan, Satu Bobotoh Wanita Tewas, Tiga Luka

12 Jan 2026 13:26
Menjaga Narasi di Era Digital: Kisah Arif Mujahidin dan Relevansi Public Relations di Abad 21

Menjaga Narasi di Era Digital: Kisah Arif Mujahidin dan Relevansi Public Relations di Abad 21

12 Jan 2026 12:02
Cesar Meylan Resmi Perkuat Timnas Indonesia, Jadi Tangan Kanan John Herdman, Ini Tugas Pentingnya

Cesar Meylan Resmi Perkuat Timnas Indonesia, Jadi Tangan Kanan John Herdman, Ini Tugas Pentingnya

12 Jan 2026 11:14
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.