TERASJABAR.ID – Untuk mempercepat pembangunan Jawa Barat Selatan, diperlukan suatu badan khusus pengelola yang diarahkan langsung oleh Gubernur bersama para kepala daerah sekitar.
Hal ini dinilai Komisi I DPRD Jabar amat penting, untuk peningkatan kerjasama dengan stakeholders, seperti dunia usaha, kaum muda dan organisasi kepala desa (APDESI)
“Komisi I DPRD Jabar meminta kepada Gubernur agar dapat segera memberikan waktu dan perhatian khusus untuk melakukan penguatan kelembagaan, sekaligus merancang bangun program 2026 dan seterusnya, seperti yang sudah ditetapkan dalam RPJMD. Ini sekaligus juga memperkuat fungsi Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat,” kata Ketua Komisi I DPRD Jabar Rahmat Hidayat Djati, Jumat (29/8/2025).
Sejalan dengan itu, lanjutnya, pengembangan infrastruktur yang memadai sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menarik investasi.
“Bagaimana mungkin investor tertarik untuk hadir jika jalan-jalan di Jabar Selatan masih berantakan. Apalagi telah ada Perpres Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan untuk meningkatkan infrastruktur dan menumbuhkan investasi,” ujarnya.
Menurut legislator PKB ini, potensi pariwisata di Jabar Selatan luar biasa besar untuk meningkatkan perekonomian daerah. Namun, masih ada beberapa kendala, seperti kondisi lahan yang rawan bencana, sehingga diperlukan perencanaan pembangunan wilayah berkelanjutan yang mempertimbangkan risiko bencana.
“Dalam waktu yang sama Pemprov Jabar juga harus tetap berfokus pada pengembangan wilayah metropolitan dan kota besar yang berkelanjutan dan berbasis angkutan massal. Sejalan dengan itu, diperlukan peningkatan daya saing kawasan melalui pengembangan destinasi wisata dan pengembangan desa wisata,” jelas Rahmat.***