TERASJABAR.ID – Pemerintah Indonesia memang melakukan subsidi terhadap Gas LPG 3 kg dan juga pada bahan bakar bensin jenis Pertalite.
Subsidi tersebut dilakukan untuk masyarakat yang memang berhak dan sudah tergolong oleh pemerintah.
Akan tetapi masih banyak yang menggunakan bahan bakar dan gas tersebut dari kalangan yang bukan sepatutnya untuk membeli keduanya.
Diantaranya adalah golongan orang-orang kaya, padahal Gas LPG 3 kg dan bahan bakar pertalite bukan untuk orang kaya, hal itu sudah jelas digaungkan oleh pemerintah. Tetapi masih ada saja oknum-oknum yang memang tak mematuhi aturan tersebut.
Alhasil Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan kalau penggunaan kedua subsidi tersebut digunakan oleh orang kaya atau orang mampu hukumnya adalah haram.
Sekertaris Komisi Fatwa MUI, Miftahul Huda berujar kalau orang kaya tidak berhak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dan gas bersubsidi.
Miftah juga melanjutkan kalau kedua subsidi terebut sudah diatur oleh pemerintah untuk di distribusikan pada kelompok tertentu, seperti transportasi umum, nelayan, rumah tangga miskin dan usaha mikro serta petani miskin.
- Sejarah Baru Como: Menuju Liga Champions dengan Kendala Finansial dan Infrastruktur
- AC Milan Siap Tolak Tawaran Chelsea untuk Strahinja Pavlovic
- Gak Perlu Bingung, Cek Rekomendasi Tempat Liburan Lebaran 2026 di Bekasi!
- Ribuan Wisatawan Padati Pantai Cipatujah dan Karang Tawulan, Petugas Gabungan Lakukan Himbauan
- Estetik Banget, Deretan Rekomendasi Tempat Liburan Lebaran 2026 di Bali!
Jika orang-orang kaya yang tak berhak tetap melakukan tindakan ini, akan dianggap melanggar aturan dan berpotensi dikenakan sanksi.
Miftah juga menjelaskan kalau orang kaya yang memakai subsidi merampas hak fakir miskin, sehingga perbuatannya termasuk dosa besar.
Warganetpun menanggapi hal ini dengan berbagai macam komentar ada memang yang memberikan dukungan dan ada juga yang menanggapinya dengan candaan dan sindirian.
“Camkan orang kaya “ ujar seorang warganet dengan emot api.
“Justru..yg kaya sukanya sma yg haram” kata seorang warganet dengan emot tertawa.
“Hahahaha tau kebijakan begini , orang kaya juga berpura” miskin pasti” ucap warganet sambil tertawa.

















