TERASJABAR.ID – Peristiwa tragis menimpa para pekerja proyek pembangunan area minisoccer, di wilayah Desa Cisempur, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang. Enam pekerja saat melakukan aktivitasnya, tiba-tiba tertimpa longsoran. Akibatnya, mereka tertimbun material tanah pada Jumat (2/1/2026) sore.
Empat pekerja yang tertimbun tanah, meninggal dunia, sementara dua orang bisa diselamatkan. Tim SAR sudah melakukan evakuasi dengan cepat, namun para korban tak mungkin bertahan terlalu lama di dalam tanah.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Mochammad Adip mengatakan, keempat korban tersebut telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. “Hingga pukul 19.30 WIB Tim SAR Gabungan mengevakuasi empat jenazah pekerja yang tertimbun longsor pembangunan,” katanya melalui pesan yang diterima Sabtu (3/1/2026).
Menurut Adip, korban pertama yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, yakni Ade (60) warga Babakan Harja Desa Cileunyi Wetan, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung.
Selanjutnya pukul 18.05 WIB, ditemukan jenazah atas nama Hadmi Gunawan atau Ujang (40), warga Desa Rancaekek Wetan, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung.
Kemudian korban meninggal dunia berlanjut ditemukan sekira pukul 18.48 WIB, atas nama Irfan Kurniadi (40), warga Desa Cileunyi Wetan.
“Lalu pukul 19.04 WIB, korban terakhir yang dievakuasi yakni atas nama Heri Firmansyah (45), warga Desa Cisempur, Jatinangor,” terang Adip.
Adip menyampaikan, dengan telah ditemukannya korban maka pada pukul 19.30 WIB operasi SAR dinyatakan ditutup, seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing.
“Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain Basarnas, Kantor SAR Bandung, BPBD Prov Jawa Barat, DVI Polda Jabar, Polres Sumedang, BPBD Kab. Sumedang, Koramil, INAFIS POLRI, Brimob Polda Jabar, Tagana Jatinangor, Brigana KSPSI, Polsek Jatinangor, Dishub, PLN, PMI Sumedang dan Aparat kecamatan dan Desa setempat,” pungkas Adip.*















