TERASJABAR.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus bergerak naik untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Tren ini menunjukkan masyarakat semakin sigap merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan jadwal yang sesuai kebutuhan.
Dilansir siaran pers KAI, hingga 23 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, sebanyak 1.659.819 tiket telah terjual dari total 3.872.810 tempat duduk yang disiapkan. Tingkat okupansi sementara berada di angka 42,85 persen.
Dengan demikian, lebih dari separuh kapasitas masih tersedia dan pelanggan tetap memiliki ruang yang luas untuk memilih tanggal, jam keberangkatan, maupun relasi perjalanan.
Pergerakan penjualan terbesar saat ini terkonsentrasi pada relasi jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatra.
Sepuluh relasi dengan jumlah pelanggan tertinggi meliputi Gambir–Yogyakarta (18.515 pelanggan), Yogyakarta–Gambir (16.807 pelanggan), Gambir–Semarang Tawang (14.105 pelanggan), Pasarsenen–Lempuyangan (13.483 pelanggan), Surabaya Pasar Turi–Pasarsenen (12.802 pelanggan), Pasarsenen–Kutoarjo (12.743 pelanggan), Lempuyangan–Pasarsenen (12.571 pelanggan), Gambir–Purwokerto (11.999 pelanggan), Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi (11.791 pelanggan), serta Gambir–Cirebon (11.568 pelanggan).
Angka ini masih dinamis dan terus bertambah seiring mendekatnya periode mudik.
Jika ditinjau berdasarkan tanggal keberangkatan, 23 Maret 2026 menjadi tanggal dengan penjualan tertinggi sementara, yakni 120.858 pelanggan.
















